Singkat Cerita saya apply starbucks.................................................................... Berselang 2 minggu kemudian s...
Pengalaman: Walk-in Interview Starbucks Barista II
Singkat Cerita saya apply starbucks....................................................................
Berselang 2 minggu kemudian saya dapat SMS dari nomor yang tak dikenal, yang memang sehari sebelumnya saya dapat missed call dari (021) 86xxxxx yang saya kira telfon dari bank atau asuransi yang menawarkan promosi dll, jadi ga pernah saya angkat. karena memang pengalaman sebelumnya kalau ada nomor yang tidak dikenal isi pasti tawaran promosi, padahal saya pun tidak punya credit card dan sejenisnya.
Isi SMS itu adalah undangan untuk Walk-in Interview di Flavor Bliss Alam Sutra, setelah kemarin saya jelas-jelas ditolak untuk double-job sekarang mereka secara persuasif mengajak saya untuk Interview lagi, Saya berpikir jangan-jangan Starbucks memperbolehkan saya untuk double job kali ini. Akhirnya tanpa berpikir panjang saya Interview lagi seperti sebelumnya, seperti kandidat baru yang belum pernah Interview.
Daftar pertanyaan masih sama specific about Starbucks and everything in between seperti:
Basic Question
A Sporadic question such as NASL.
(Name, Age, Sex*, Live) *Sex actually not included
Please Introduce yourself!
1. What do you do for life?
2. What did you take to get here?
3. What are you applied for? Full-timer or Part-timer?
(Those are 3 questions that would be asked to you if you didn't tell him/her about those 3 stuffs in your self introduction. I suggest you to tell 3 stuffs above while you introduce yourself to save time, so you can go faster to the Intermediate question*)
*I subjectively categorize questions adversity based on my exp. lol
Intermediate Question
Why Starbucks? (It supposed to be.. Why did you choose Starbucks to work with? or Why did you decide Starbucks to join in?)
Do you know what Barista is?
Do you know how Barista works?
(I'd like to recommend you to just simply say, "I don't know" if you really don't know. Don't put yourself so hard to think something you don't really know. and it also because what ever you say she will start to telling you what barista's actually work, as cashier in Starbucks known as Register, cleaning and heavy duties known as CS, and last... The Barista what you looking for)
Are you a Social-one? (It's supposed to be telling you, Are you an easygoing person?)
What Starbucks Store near by?
(I suggest you to google everything before you decided to take walk-in interview, make your self educated with Starbucks information, what Starbucks store you near-by, what coffee you prefer (even for you who never orders any drink in Starbucks)) don't forget to uphold Starbucks up to the sky.
Advance Question (If only you ever work in other companies before)
What would you do to face an unhappy customer?
(I guess you know better what you should do. Just put yourself to be an unhappy customer, what if an unhappy customer were you.)
What would you do when you arguing with other partner?
(I passed this one)
What if you made a mistake? Wrong order for example.
(I passed this one also)
I'd like to have an order, and I'd like you to serve me!
(And it starts a dialogue where you were pretending and put yourself to be a Pro-Barista and she/he orders any food or beverages) < I was dying so hard for this, I couldn't even get it right in whole dialogue #facepalm
Miscellaneous
"Don't forget to follow our social media such as Twitter and Instagram Starbucks Indonesia and Karir Starbucks, also like and join our Facebook fans page Starbucks Indonesia and Karir Starbucks for further information."
"Always keep an eye on your phone, we'd like to inform you the result, are you pass to next step or not. We'd like to noticed you about week or more. Thank you for joining Starbucks walk-in Interview, you can find your way there. Have a good day anyway."
...........................
Singkat cerita, setelah lolos tahap berikutnya
1. Psikotes di Kantor MAP di Sudirman Sahid Center
2. Interview Store Manager di AEON Mall
3. Medical Check-up di Klinik Mahakam
4. Baristra Training
Anda resmi menjadi partner starbucks!
(lagi males ngetik nanti kalau semangat ngetik lanjut lagi haha)
...........................
Singkat cerita, setelah lolos tahap berikutnya
1. Psikotes di Kantor MAP di Sudirman Sahid Center
2. Interview Store Manager di AEON Mall
3. Medical Check-up di Klinik Mahakam
4. Baristra Training
Anda resmi menjadi partner starbucks!
(lagi males ngetik nanti kalau semangat ngetik lanjut lagi haha)
Untuk blog kali ini saya berencana akan berbagi pengalaman saya applying untuk join bersama PT. Sari Coffee Indonesia a.k.a Starbucks In...
Pengalaman: Walk-in Interview Starbucks Barista I
Untuk blog kali ini saya berencana akan berbagi pengalaman saya applying untuk join bersama PT. Sari Coffee Indonesia a.k.a Starbucks Indonesia yang untuk kemitraannya ditangani langsung oleh third party PT. Mitra Adi Perkasa (MAP)*
*kemitraan terbesar di Indonesia meliputi Burger King, Domino's Pizza untuk Food & Beverage-nya, dan masih banyak untuk kategori lagi.
Oke, kita mulai aja... Keinginan untuk join Starbucks Indonesia bisa dibilang dadakan alias ga ada rencana, rencana sih sebenernya ada udah bertahun-tahun yang lalu, tapi masih sebatas hayalan yang belum teralisasikan. Untuk persiapannya yang dadakan.Untuk join atau applying ke Starbucks Indonesia sebenernya ini adalah kali ketiga! kenapa? Pertama, saya apply ke Starbucks itu tahun 2013 waktu ada semester pendek dari semester 2 ke semester 3, bisa dibilang early-semester. Waktu itu saya apply langsung walk-in interview di PIM1 dan jawaban dari interviewernya adalah"I'm sorry candidate. It's actually too early for joining our companies, literally we're looking for partner in last semester or in thesis compiles, supposed to be 6 and something semester. Which is ain't got busy in collage schedules. we won't make our partner loose their time/energy by doing job and education at the same time, we're looking for those who's having spare time to share with."Itulah kurang lebih jawaban dari mba HRD yang masih saya ingat namanya sampai sekarang, Sebenernya sih make sense juga ya awal-awal semster itu adalah semester terberat di perkuliahan, soalnya semester itu juga semester yang nentuin IPK kalian lulus juga, ga percaya? Bandingin aja IPK temen temen kuliah kalian. IPK semester awal dan semester akhir biasanya ga beda jauh, biasanya ya. lalu kenapa? biasanya semester awal itu adalah semester yang ga ada aroma-aroma mata kuliah yang sesuai sama jurusan kamu, misalnya kamu ambil Teknik Kimia apa kamu langsung belajar bikin pabrik di semester awal? enggakan, semester awal biasanya matematika bahasa inggris dll yang ga beda jauh sama mata pelajaran di SMA, kok gitu? karena, hal yang tersulit diawal semester itu bukan mata pelajarannya tapi adaptasinya dari SMA/SMK ke collage-life. jadi keliatan tuh siapa yang paling cepet adaptasi. dan kalau mata kuliah SMA di semester awal IP udah kecil gimana nilai mata kuliah di semester pertengahan sampai akhir yang bisa dibilang lebih menjurus yang cangkupannya lebih mengerucut.Lanjut ke benang merah, setelah 3 tahun berlalu tepatnya bulan Agustus 2014 Grand Opening Mall baru di daerah Tangerang Selatan a.k.a AEON Mall. banyak Temen sekelas, sejurusan, sefakultas yang join grand opening AEON Mall, karena namanya juga Mall baru pasti banyak butuh kayawan baru. tapi waktu itu saya ga bisa join karena sibuk penelitian, dimana waktu itu kelompok saya dapat hibah PKM-P 2015. alhasil banyak temen juga yang apply Starbucks Indonesia daerah tangerang yang keterima jadi barista, basically memang store baru biasanya butuh banyak partner.
Akhirnya banyak tuh dapat cerita tentang applying Starbucks yang hanya tes Interview aja langsung masuk, Interviewnya sekali sama store manager aja. tapi ada beberapa yang disuruh untuk tes Medical Check-up di Klinik Mahakam di sebelah Hotel Mahakam di Jakarta Selatan.Akhirnya 2 tahun lalu berlalu sekarang saya memasuki semester tua alias semester lebih dari orang kuliah pada umumnya yaitu semester 9, kenapa bisa lama? soalnya saya bersama parner saya di kampus dpt Kerja Praktek yang practically 1-3 bulan tapi ini 6 bulan, alhamdulillah sebenernya dapat waktu/pengalaman kerja di Pabrik Manufacturing dan Fabrikasi Gas Alam Terbesar ke-2 di Dunia. yang lokasi di kawasan Industri MM2100 Cibitung.Singkat cerita, setelah selesai kerja praktek saya mulai bosan karena memang ga ada kerjaan yang bisa dikerjaan yang biasanya sibuk banget di pabrik, karena di pabrik 1 shift cuma 2 orang, 1 operator 1 lagi supervisor, dan supervisornya berkerja in office hours alias jam kantor dari jam 8 sampai jam 4 sore, tapi pabrik beroperasi kontinu (continues) 24 jam/hari; 7 hari/minggu; 4 minggu/bulan, 12 bulan/tahun cuma berhenti untuk maintenance 4 tahun sekali. Dengan kata lain pabrik segede 2 x lapangan bola Glora Bung Karno hanya 1 orang operator /8 jam. dan semua pekerjaan yang bisa dikerjain 3-5 orang dikerjain sendiri. Sebenernya policy ini dibuat untuk menekan angka kecelakaan di pabrik, apa lagi ini pabrik gas Industri yang kondisi operasinya tekanan dan suhu tinggi. disitu yang membuat saya bosan karena setelah Kerja Praktek tidak ada yang bisa saya kerjakan, hanya skripsi yang membosankan.
Untuk blog kali ini saya berencana akan berbagi pengalaman saya applying untuk join bersama PT. Sari Coffee Indonesia a.k.a Starbucks Indonesia yang untuk kemitraannya ditangani langsung oleh third party PT. Mitra Adi Perkasa (MAP)*
*kemitraan terbesar di Indonesia meliputi Burger King, Domino's Pizza untuk Food & Beverage-nya, dan masih banyak untuk kategori lagi.
Oke, kita mulai aja... Keinginan untuk join Starbucks Indonesia bisa dibilang dadakan alias ga ada rencana, rencana sih sebenernya ada udah bertahun-tahun yang lalu, tapi masih sebatas hayalan yang belum teralisasikan. Untuk persiapannya yang dadakan.Untuk join atau applying ke Starbucks Indonesia sebenernya ini adalah kali ketiga! kenapa? Pertama, saya apply ke Starbucks itu tahun 2013 waktu ada semester pendek dari semester 2 ke semester 3, bisa dibilang early-semester. Waktu itu saya apply langsung walk-in interview di PIM1 dan jawaban dari interviewernya adalah"I'm sorry candidate. It's actually too early for joining our companies, literally we're looking for partner in last semester or in thesis compiles, supposed to be 6 and something semester. Which is ain't got busy in collage schedules. we won't make our partner loose their time/energy by doing job and education at the same time, we're looking for those who's having spare time to share with."Itulah kurang lebih jawaban dari mba HRD yang masih saya ingat namanya sampai sekarang, Sebenernya sih make sense juga ya awal-awal semster itu adalah semester terberat di perkuliahan, soalnya semester itu juga semester yang nentuin IPK kalian lulus juga, ga percaya? Bandingin aja IPK temen temen kuliah kalian. IPK semester awal dan semester akhir biasanya ga beda jauh, biasanya ya. lalu kenapa? biasanya semester awal itu adalah semester yang ga ada aroma-aroma mata kuliah yang sesuai sama jurusan kamu, misalnya kamu ambil Teknik Kimia apa kamu langsung belajar bikin pabrik di semester awal? enggakan, semester awal biasanya matematika bahasa inggris dll yang ga beda jauh sama mata pelajaran di SMA, kok gitu? karena, hal yang tersulit diawal semester itu bukan mata pelajarannya tapi adaptasinya dari SMA/SMK ke collage-life. jadi keliatan tuh siapa yang paling cepet adaptasi. dan kalau mata kuliah SMA di semester awal IP udah kecil gimana nilai mata kuliah di semester pertengahan sampai akhir yang bisa dibilang lebih menjurus yang cangkupannya lebih mengerucut.Lanjut ke benang merah, setelah 3 tahun berlalu tepatnya bulan Agustus 2014 Grand Opening Mall baru di daerah Tangerang Selatan a.k.a AEON Mall. banyak Temen sekelas, sejurusan, sefakultas yang join grand opening AEON Mall, karena namanya juga Mall baru pasti banyak butuh kayawan baru. tapi waktu itu saya ga bisa join karena sibuk penelitian, dimana waktu itu kelompok saya dapat hibah PKM-P 2015. alhasil banyak temen juga yang apply Starbucks Indonesia daerah tangerang yang keterima jadi barista, basically memang store baru biasanya butuh banyak partner.
Akhirnya banyak tuh dapat cerita tentang applying Starbucks yang hanya tes Interview aja langsung masuk, Interviewnya sekali sama store manager aja. tapi ada beberapa yang disuruh untuk tes Medical Check-up di Klinik Mahakam di sebelah Hotel Mahakam di Jakarta Selatan.Akhirnya 2 tahun lalu berlalu sekarang saya memasuki semester tua alias semester lebih dari orang kuliah pada umumnya yaitu semester 9, kenapa bisa lama? soalnya saya bersama parner saya di kampus dpt Kerja Praktek yang practically 1-3 bulan tapi ini 6 bulan, alhamdulillah sebenernya dapat waktu/pengalaman kerja di Pabrik Manufacturing dan Fabrikasi Gas Alam Terbesar ke-2 di Dunia. yang lokasi di kawasan Industri MM2100 Cibitung.Singkat cerita, setelah selesai kerja praktek saya mulai bosan karena memang ga ada kerjaan yang bisa dikerjaan yang biasanya sibuk banget di pabrik, karena di pabrik 1 shift cuma 2 orang, 1 operator 1 lagi supervisor, dan supervisornya berkerja in office hours alias jam kantor dari jam 8 sampai jam 4 sore, tapi pabrik beroperasi kontinu (continues) 24 jam/hari; 7 hari/minggu; 4 minggu/bulan, 12 bulan/tahun cuma berhenti untuk maintenance 4 tahun sekali. Dengan kata lain pabrik segede 2 x lapangan bola Glora Bung Karno hanya 1 orang operator /8 jam. dan semua pekerjaan yang bisa dikerjain 3-5 orang dikerjain sendiri. Sebenernya policy ini dibuat untuk menekan angka kecelakaan di pabrik, apa lagi ini pabrik gas Industri yang kondisi operasinya tekanan dan suhu tinggi. disitu yang membuat saya bosan karena setelah Kerja Praktek tidak ada yang bisa saya kerjakan, hanya skripsi yang membosankan.
*kemitraan terbesar di Indonesia meliputi Burger King, Domino's Pizza untuk Food & Beverage-nya, dan masih banyak untuk kategori lagi.
Oke, kita mulai aja... Keinginan untuk join Starbucks Indonesia bisa dibilang dadakan alias ga ada rencana, rencana sih sebenernya ada udah bertahun-tahun yang lalu, tapi masih sebatas hayalan yang belum teralisasikan. Untuk persiapannya yang dadakan.Untuk join atau applying ke Starbucks Indonesia sebenernya ini adalah kali ketiga! kenapa? Pertama, saya apply ke Starbucks itu tahun 2013 waktu ada semester pendek dari semester 2 ke semester 3, bisa dibilang early-semester. Waktu itu saya apply langsung walk-in interview di PIM1 dan jawaban dari interviewernya adalah"I'm sorry candidate. It's actually too early for joining our companies, literally we're looking for partner in last semester or in thesis compiles, supposed to be 6 and something semester. Which is ain't got busy in collage schedules. we won't make our partner loose their time/energy by doing job and education at the same time, we're looking for those who's having spare time to share with."Itulah kurang lebih jawaban dari mba HRD yang masih saya ingat namanya sampai sekarang, Sebenernya sih make sense juga ya awal-awal semster itu adalah semester terberat di perkuliahan, soalnya semester itu juga semester yang nentuin IPK kalian lulus juga, ga percaya? Bandingin aja IPK temen temen kuliah kalian. IPK semester awal dan semester akhir biasanya ga beda jauh, biasanya ya. lalu kenapa? biasanya semester awal itu adalah semester yang ga ada aroma-aroma mata kuliah yang sesuai sama jurusan kamu, misalnya kamu ambil Teknik Kimia apa kamu langsung belajar bikin pabrik di semester awal? enggakan, semester awal biasanya matematika bahasa inggris dll yang ga beda jauh sama mata pelajaran di SMA, kok gitu? karena, hal yang tersulit diawal semester itu bukan mata pelajarannya tapi adaptasinya dari SMA/SMK ke collage-life. jadi keliatan tuh siapa yang paling cepet adaptasi. dan kalau mata kuliah SMA di semester awal IP udah kecil gimana nilai mata kuliah di semester pertengahan sampai akhir yang bisa dibilang lebih menjurus yang cangkupannya lebih mengerucut.Lanjut ke benang merah, setelah 3 tahun berlalu tepatnya bulan Agustus 2014 Grand Opening Mall baru di daerah Tangerang Selatan a.k.a AEON Mall. banyak Temen sekelas, sejurusan, sefakultas yang join grand opening AEON Mall, karena namanya juga Mall baru pasti banyak butuh kayawan baru. tapi waktu itu saya ga bisa join karena sibuk penelitian, dimana waktu itu kelompok saya dapat hibah PKM-P 2015. alhasil banyak temen juga yang apply Starbucks Indonesia daerah tangerang yang keterima jadi barista, basically memang store baru biasanya butuh banyak partner.
Akhirnya banyak tuh dapat cerita tentang applying Starbucks yang hanya tes Interview aja langsung masuk, Interviewnya sekali sama store manager aja. tapi ada beberapa yang disuruh untuk tes Medical Check-up di Klinik Mahakam di sebelah Hotel Mahakam di Jakarta Selatan.Akhirnya 2 tahun lalu berlalu sekarang saya memasuki semester tua alias semester lebih dari orang kuliah pada umumnya yaitu semester 9, kenapa bisa lama? soalnya saya bersama parner saya di kampus dpt Kerja Praktek yang practically 1-3 bulan tapi ini 6 bulan, alhamdulillah sebenernya dapat waktu/pengalaman kerja di Pabrik Manufacturing dan Fabrikasi Gas Alam Terbesar ke-2 di Dunia. yang lokasi di kawasan Industri MM2100 Cibitung.Singkat cerita, setelah selesai kerja praktek saya mulai bosan karena memang ga ada kerjaan yang bisa dikerjaan yang biasanya sibuk banget di pabrik, karena di pabrik 1 shift cuma 2 orang, 1 operator 1 lagi supervisor, dan supervisornya berkerja in office hours alias jam kantor dari jam 8 sampai jam 4 sore, tapi pabrik beroperasi kontinu (continues) 24 jam/hari; 7 hari/minggu; 4 minggu/bulan, 12 bulan/tahun cuma berhenti untuk maintenance 4 tahun sekali. Dengan kata lain pabrik segede 2 x lapangan bola Glora Bung Karno hanya 1 orang operator /8 jam. dan semua pekerjaan yang bisa dikerjain 3-5 orang dikerjain sendiri. Sebenernya policy ini dibuat untuk menekan angka kecelakaan di pabrik, apa lagi ini pabrik gas Industri yang kondisi operasinya tekanan dan suhu tinggi. disitu yang membuat saya bosan karena setelah Kerja Praktek tidak ada yang bisa saya kerjakan, hanya skripsi yang membosankan.
Langganan:
Komentar (Atom)
Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances